UMK 2007 Surabaya, Rp 953 Ribu

October 26, 2006

ABM Jatim Survey KHL Independen
UMK 2007 Surabaya, Rp 953 Ribu

ssnet| Lambannya proses pembentukan Dewan Pengupahan Kota Surabaya membuat Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Jawa Timur melakukan survey harga-harga Kebutuhan Hidup Layak (KHL) secara independen untuk Kota Surabaya.

ANDY IRFAN JUNAEDI Koordinator ABM Jatim pada suarasurabaya.net, Senin (16/10) mengatakan, berdasarkan survey yang dilakukan pada 8 pasar tradisional di Surabaya, KHL pekerja lajang dengan 3 ribu kalori setelah ditambahkan inflasi 8 % adalah Rp953 ribu. Survey tersebut dilakukan di Soponyono, Balongsari, Manukan, Benowo, Wonokromo, Kupang, Babakan, dan Gubeng selama periode September 2006.

Langkah progresif ABM Jatim ini, kata ANDY, didasarkan pada kekhawatiran semakin mepetnya waktu yang tersisa untuk melakukan survey. Untuk UMK 2007, proses penentuan UMK telah diawali dengan keluarnya Surat Edaran Gubernur Jatim tentang Proses Penentuan UMK pada pertengahan Agustus lalu.

“Tapi Dewan Pengupahan di sebagian besar kabupaten dan kota, termasuk Surabaya hingga kini belum menghasilkan usulan UMK. Padahal UMK sudah harus ditentukan oleh Gubernur Jatim selambat-lambatnya 40 hari sebelum pemberlakuan. Artinya, pada tanggal 20 Nopember 2006 Gubernur Jatim harus sudah menentukan nilai UMK 2007,” ujar ANDY.

ANDY menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya sedikitnya dibutuhkan waktu 3 bulan mulai dari proses pembentukan Dewan Pengupahan, survey, diskusi, penyerahan ke bupati/walikota, hingga penyerahan angka UMK ke Gubernur. Dengan tersisa waktu sekitar satu bulan ini, dirasa ANDY tak akan mencukupi waktunya untuk melakukan proses-proses tersebut.

“Apalagi survey tidak mungkin dilakukan berdekatan waktunya dengan Lebaran karena harga-harga tidak stabil. Setidaknya, survey bisa dilakukan seminggu setelah Lebaran. Artinya, waktu yang tersisa kurang dari sebulan,” katanya

Hasil survey yang dilakukan secara independen oleh ABM Jatim di Surabaya ini, kata ANDY, tidak terpaut terlalu jauh dengan hasil survey KHL Dewan Pengupahan beberapa daerah di luar Kota Surabaya. Kabupaten Malang, misalnya, survey KHL mendapatkan angka Rp769.145. Untuk Kota Malang Rp815 ribu. Sedangkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Bojonegoro masing-masing Rp625 ribu dan Rp550 ribu.

Sementara itu A. SYAFI’I, SH Kasubdin Hubungan Industri dan Syarat Kerja Disnaker Pemkot Surabaya pada suarasurabaya.net menegaskan, Dewan Pengupahan Kota Surabaya sudah terbentuk Rabu (11/10) lalu. Komposisinya, 9 orang mewakili pekerja (dari unsur SPSI, Sarbumusi, dan SBSI), 9 orang mewakili pengusaha (dari unsur Apindo), dan 17 orang mewakili pemerintah dan akademisi. Dewan Pengupahan Kota Surabaya ini diketuai Kadisnaker Kota Surabaya.

SYAFI’I membantah jika proses pembentukan Dewan Pengupahan Kota Surabaya terkesan lambat. Menurut dia, waktu yang tersedia masih cukup untuk dilakukan survey. Toh tahun lalu saja, kata SYAFI’I, dengan waktu yang sama-sama mepet, target waktu tersebut bisa dicapai.
(suarasurabaya.net-16/10/06)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: